1.
jauh daun jatuh pada resah bismillah tanah
pecah pembuluh senja surya berdarah-darah
lahir hening tiba kuyup sebelum hujan
pintu-jendela terbuka kita bersentuhan
2.
jauh daun terbang melebihi julang ilalang
rancu dosa, terbit terbenam sama remang
di lubuk diri ikan-ikan enggan bersarang
di gamang puisi diri merpati lari hilang terbang
3.
jauh daun bisu bimbang mengambang-ambang
lepas uap, api tanah tenang melenggang
pohon lurus, perdu kaku, ladang lengang
jenuh angin, daun diam tanpa lambang
4.
jauh daun lena ngembara di rimba jiwa
berkaca kita pada retak rahim peristiwa
jauh daun ngembara serupa rama-rama
nyalakan damar yang terbakar riuh prahara
5.
jauh daun di biru langit tanpa tara
bermain buih, angin radang terbunuh girang gelombang
daun ringan, liar menyambar hampa udara
rapuh diri menelan kata, tapi mati rembang tak terkenang
6.
jauh daun mengerang di dasar putih bertalu
hakikat musik, jagat lahir dari nada abadi
tiada jumbuh lengang diri menyatu-satu
kepada samudera, berturut nyawa tiada sangsi
7.
jauh daun bersimpuh di basah hamdallah tanah
berguru debu, daun bisu ditempa ngilu waktu
pun dalam gairah madahmu azaliku berumah
sebab alifku: pendar debu keluasan alifmu
Surabaya, 2006
Tidak ada komentar:
Posting Komentar