Jumat, 12 Februari 2010

Rubaiyat Daun

1.

jauh daun jatuh pada resah bismillah tanah

pecah pembuluh senja surya berdarah-darah

lahir hening tiba kuyup sebelum hujan

pintu-jendela terbuka kita bersentuhan


2.

jauh daun terbang melebihi julang ilalang

rancu dosa, terbit terbenam sama remang

di lubuk diri ikan-ikan enggan bersarang

di gamang puisi diri merpati lari hilang terbang


3.

jauh daun bisu bimbang mengambang-ambang

lepas uap, api tanah tenang melenggang

pohon lurus, perdu kaku, ladang lengang

jenuh angin, daun diam tanpa lambang


4.

jauh daun lena ngembara di rimba jiwa

berkaca kita pada retak rahim peristiwa

jauh daun ngembara serupa rama-rama

nyalakan damar yang terbakar riuh prahara


5.

jauh daun di biru langit tanpa tara

bermain buih, angin radang terbunuh girang gelombang

daun ringan, liar menyambar hampa udara

rapuh diri menelan kata, tapi mati rembang tak terkenang


6.

jauh daun mengerang di dasar putih bertalu

hakikat musik, jagat lahir dari nada abadi

tiada jumbuh lengang diri menyatu-satu

kepada samudera, berturut nyawa tiada sangsi


7.

jauh daun bersimpuh di basah hamdallah tanah

berguru debu, daun bisu ditempa ngilu waktu

pun dalam gairah madahmu azaliku berumah

sebab alifku: pendar debu keluasan alifmu



Surabaya, 2006

Tidak ada komentar:

Posting Komentar