bagai sebuah kubus berongga yang satu sisinya terbuka, menganga, menengadah ke angkasa, seolah ingin selalu menampung lelehan hujan yang sederhana.
Rabu, 17 Februari 2010
Bulan Sisik Ikan
mengentara jauh di timur balkon sunyi, terpencil di busur malam sepotong sisik ikan—yang ternyata bulan mengumandangkan shalawat diam menyusuri para-para kelam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar