bagai sebuah kubus berongga yang satu sisinya terbuka, menganga, menengadah ke angkasa, seolah ingin selalu menampung lelehan hujan yang sederhana.
Senin, 15 Februari 2010
18/10/2005, 19:07:14
bulan di tepian kolam membiarkan sinarnya patah oleh temaram, semoga bukan oleh tanganku yang terlalu ingin menyentuh sudut-sudut muram demi memperjelas wajah kunang yang mati, terbunuh atas nama rindu dan malam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar