selebihnya, hanya harapan bertemu burung-burung
yang singgah ke bangsal mimpiku semalam
meski kini, di benak tersisa harap
menemu kerlingmu lagi, duh engkau yang pergi
bersama pagi dan bisik kawan berpamitan
yang menguar, berserak di halaman penginapan:
“doakan, semoga doa tak kehilangan bulan
sebelum perjalanan memanjang dalam kiasan
doakan, atas seluruh nasib
berujung di pantai keselamatan”
maka, sore ini, tubuh kembali sunyi
mengenang kerlingmu
yang terbang
meninggi
menjadi burung dalam taksiran hari
bukan di bangsal mimpi
Yogyakarta, Juni 2007
(Abimardha Kurniawan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar