bagai sebuah kubus berongga yang satu sisinya terbuka, menganga, menengadah ke angkasa, seolah ingin selalu menampung lelehan hujan yang sederhana.
Rabu, 21 April 2010
Di Denyut Larut Alun-alun Utara Yogyakarta
di denyut larut alun-alun utara yogyakarta malam mengigau hampa — seakan tanpa suara lalu sendu, membujuk bulan melempar tinju beradu semu kemuning cahaya lampu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar