Rabu, 21 April 2010

Imogiri

keheningan puncak
dan ratusan anak tangga
menghiba ke angkasa

takdir ranggasan daun
rebah di bawah kumparan doa.
di atas pusara tua
pun sunyi meregang nama demi nama

ya salam, ya salam

senja pun undur mengubur bukit,
suara asing dari gumam peziarah,
juru kunci, juga para abdi dari dua negeri
bersila sembari merapal doa.

sementara angin laut selatan
membujuk daun memanggul debu,
merindu puing
yang ditahbiskan lindu dan waktu

kuikuti alun senja
tubuh-tubuh yang lunas meregang nyawa
berbisik, bersuara
di sela dengung serangga
simponi mistik, aroma dupa, duka
dan kidung doa-doa
yang gegas bertakzim
menutup pintu paduraksa

ya salam, ya salam

berkawan sawan kemenyan peradaban
sunan-sultan menjaga di bukit selatan


Yogyakarta, Juni 2007



(Abimardha Kurniawan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar