di bawah asuhan musim dan waktu
bunga-bunga mungil menguning
hijau semu daun-daun luruh kembali
menyatu ke pelukan resah warna tanah
tapi, bilakah hujan lewat di situ?
betapa lembut angin memainkan butir cahaya
seperti pantulan bulan pada cermin air
dan kerak lumut masih tegar menyandar setia
ke dinding bata yang rapuh dan menua
memang, semua bisa berlalu tanpa kata
menguap sedemikian rupa
namun bukan bagi sepetak halaman
yang sunyinya menyentuh dasar ingatan
2007
(Abimardha Kurniawan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar