bagai sebuah kubus berongga yang satu sisinya terbuka, menganga, menengadah ke angkasa, seolah ingin selalu menampung lelehan hujan yang sederhana.
Selasa, 02 Maret 2010
Post Scriptum, 2
ingin rasanya aku bertemu dan melukis seiris bulan bergincu di ujung senyummu sebelum akhirnya aku jatuh cinta seutuhnya pada hujan, malam, kesunyian angin, juga daun gugur
Tidak ada komentar:
Posting Komentar